Senin, 02 November 2015

Memasang Prosesor Intel

1. Disini prosesor yang saya gunakan adalah Intel Pentium Dual Core 2,7Ghz dengan HSF (Heatsink and fan) standar intel. Prosesor ini masih menggunakan soket 775 yang merupakan soket yang sudah lama rilis namun sampai saat ini masih banyak yang menggunakannya. Soket 775 ini kalau boleh saya bilang seperti windows xp, biarpun produk lama namun banyak penggemarnya. 
www.kupaskomputer.com
Prosesor dan HSF
2. Mencocokkan segitiga. Pastikan segitiga pada prosesor itu dipasangkan juga pada motherboard tepat di segitiga mainboard juga. Tetapi pada dasarnya, kita bisa lihat bentuk prosesor dan soket tersebut, dan pemasangannya tinggal sesuaikan bentuknya, karena ada sisi yang berbeda, dan sedikit kemungkinan kecil akan kesalahan pemasangan prosesor di soketnya. Oh ya, saya hanya mengingatkan, kaki pin pada soket sangat rentan bengkok bahkan bisa juga patah, dan harus lebih berhati-hati dalam memasangkan prosesor, jangan sampai pin pada soket sampai bengkok bahkan sampai patah karena kesalahan kecil yang kita lakukan. 
Pemasangan Prosesor Intel ke Mainboard LGA 775
Pemasangan prosesor ke mainboard
3. Setelah pemasangan prosesor, sekarang tinggal mengunci prosesornya di soket dengan cara mendorong kekanan besi pengunci kemudian menekannya kebawah sampai besi tersebut mengait di samping soket. Langkah selanjutnya adalah memasang pasta. Kalau saya khusus prosesor intel, pemasangan pasta tidak harus meratakan ke seluruh permukaan prosesor. Ini dikarenakan HSF intel sendiri permukaannya bulat bukan kotak seperti amd. Pemasangan pasta cukup meneteskannya sedikit saja gak perlu banyak, kurang lebih seperti digambar. 
Penguncian dan pemasangan pasta prosesor
Penguncian dan pemasangan pasta prosesor
Note :
Bila memasangkan prosesor baru beserta HSFnya, pasta tidak perlu lagi dipasang karena sudah ada di HSFnya.

4. Sekarang tinggal memasangkan HSF (heatsink fan) ke motherboard LGA 775. Sebelum memasang  HSF prosesor, saya sarankan untuk mengatur terlebih dahulu empat pengunci HSF prosesor sesuai dengan gambar dibawah ini. Hal ini dilakukan untuk memudahkan kita menguncinya. 
Mengatur pengunci HSF Prosesor Intel
Mengatur pengunci HSF
5. Langkah selanjutnya adalah memasukkan semua ujung pengunci HSF ke lubang-lubang di motherboard. Kemudian dorong semua pengunci tersebut agar masuk ke lubang. Lebih jelasnya lihat gambar dibawah ini. 
Memasukkan pengunci HSF prosesor intel ke mainboard
Memasukkan pengunci ke lubang mainboard
6. Apabila semua telah masuk dengan baik sekarang tinggal menguncinya ke motherboard dengan menekan pengunci kebawah sampai berbunyi krik. Lakukan hal yang sama pada tiga pengunci HSF. 

Mengunci HSF Intel ke mainboard dengan cara menekan
Mengunci HSF ke mainboard
7. Sesuatu yang sering dilupakan, ya, kabel power kipas prosesor. Pasangkan kabel power ini di area yang paling terdekat. Biasanya letak dari colokan power ini di sebelah soket ram. Untuk lebih jelasnya lihat gambar dibawah ini 
Memasang kabel power kipas prosesor intel
Memasang kabel power kipas prosesor

Bagaimana cukup mudah bukan? tapi sekali lagi harap untuk lebih berhati-hati. Jangan sampai pin bengkok bahkan patah, kenapa saya mengingatkan hal ini? pernah kejadian saya lihat pin-pin pada prosesor patah dan lainnya banyak yang bengkok. Akibatnya prosesor sulit di deteksi. Oh ya soket prosesor intel saat ini sudah cukup banyak. dari LGA 775, 1156, 1155 dan 1150. Apakah bisa diterapkan hal serupa? pada dasarnya ketika kita bisa memasangkan 

Semoga artikel "cara memasang proseosr intel dengan mudah" ini bisa memberikan manfaat bagi sobat defaris. Kritik dan saran yang membangun sangat saya harapkan demi kemajuan blog ini. 

Instalasi BackTrack5 R3

Instalasi BackTrack5 R3 

  1. Masukan DVD backtrack pada DVD Rom laptop atau PC , atau colokan Flashdisk pada slot USB . Apabila belum terboot atau tidak bisa di boot devicenya , berarti kita setting dahulu pada bios . Atau dengan menekan F12 / F11 / F10 (sesuai tipe) untuk memilih device yang akan kita boot .
  2. Maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini ,
    Gambar 1
    tekan Tab pada keyboard kemudian tekan Enter.
  3. Selanjutnya ketik "startx" dan enter .
    Gambar 2
  4. Maka akan muncul ke tampilan GUI , sehingga memudahkan kita dalam menginstal . Setelah tampil ke Desktop , klik dua kali "Install Backtrack" .
    Gambar 3
  5. Pilih bahasa , sesuaikan aja ke ahliannya . Saran saya tetep pake English aja. Setelah itu pilih forward untuk meneruskan .
    Gambar 5
  6. Selanjutnya pilih forward pada pemilihan keyboard , standar keyboard USA.
    Gambar 6
  7. Pilih "Specific partitions manually (advanced)" untuk membuat partisi manual , ini sangat saya rekomendasikan . Setelah itu pilih forward .
    Gambar 7
  8. Pilih "New Partition Table" pada harddisk yang kosong . Jika muncul kotak dialog seperti di gambar pilih Continue .
    Gambar 8
  9. Kemudian pilih harddisk yang masih kosong tadi , klik "Add" , masukan jumlah partisi , untuk partisi pertama kita akan membuat partisi swap atau memori tambahan . Partisi swap berjumlah dua kali lipat dari ukuran RAM pada laptop atau PC , setelah selesai klik OK .
    Gambar 9
  10. Pilih sisa dari partisi , kemudian pilih "Add" kali ini kita membuat untuk file system , pada piliha USe as jadikan "Ext4 Journaling file system" . Kemudian mount point menjadi "/" atau garis miring . Kemudian klik OK untuk menyelesaikan . [ Untuk jenis-jenis atau tipe partisi pada linux bisa di buka pada link => Jenis-Jenis Partisi dan Mount point pada Linux ]
    Gambar 10
  11. Pilih partisi ext4 , klik forward untuk melanjutkan ke proses instalasi ,
    Gambar 11
  12. Klik Install untuk meginstal dan mengcopy file system ke partisi .
    Gambar 12
    Gambar 13
    Gambar 14
    Gambar 15
  13. Setelah semua proses selesai maka akan munjul kotak peringatan untuk merestat , silahkan restart Laptop atau PC sobat .
    Gambar 16
  14. Loggin terlebih dahulu menggunakan username dan password standar yaitu : username = root dan password = toor . Untuk kembali ke tampilan desktop silahkan ketik "startx" . Perhatikan gambar :
    Gambar 17
    Gambar 18
  15. Maka selesailah instalasi OS Backtrack .

    SELAMAT MENCOBA !

Instalasi Red Hat

Instalasi Red Hat

1. siapkan PC yang memungkinkan untuk menginstal linux
2. siapkan CD instalasi Linux yang akan anda instal
Memulai Instalasi
1. Setting BIOS pada komputer, agar booting pertama dari CD-Drive.
2. Masukkan Disk ke 1 dari 3 CD Red Hat ke dalam CD-Drive. Tunggu beberapa saat hingga tampil pilihan untuk memulai instalatasi Red Hat tersebut | tekan tombol Enter.
 3. Tunggu beberapa saat akan muncul pilihan bahasa selama proses instalasi seperti gambar berikut :
 4. Klik tombol Next. Kemudian akan tampil jendela pilihan untuk keyboard.
 5. Klik tombol Next. Kemudian akan tampil jendela pilihan untuk mouse, klik sesuai dengan mouse yang digunakan.
 6. Klik tombol Next. Kemudian akan tampil jendela pilihan untuk upgrade atau install
 7. Pilih Perform a New Red Hat Linux Installation, Kemudian klik tombol Next.
8. Tentukan pilihan untuk instalasi yang diinginkan, klik Next
 1 Personal Desktop Aplikasi offices dan Multimedia 1.8 GB
2 Workstation Komputer kerja untuk jaringan dan developer/ programmer. 2.1 GB
3 Server Komputer sebagai server dengan aplikasinya 1.5 GB – 4.85 GB
4 Custom Menentukan sendiri paket sesuai kebutuhan 500 MB – 4.85 GB
9. Pilih bentuk partisi yang diinginkan : Automatically Partition atau Manually Partition with Disk Druid

 *) Membuat tiga partisi, masing-masing untuk windows, linux dan data. Sehingga jika anda ingin menghapus/ uninstal Linux atau Windows, data-data penting anda tidak turut hilang.
 *) Didalam sebuah Harddisk terdapat konsep partisi yang terdiri dari Partisi Primary, Partisi Extended dan Partisi Logical. Didalam partisi primary terdapat Master Boot Record (MBR) untuk melakukan proses boot loader dari suatu sistem operasi.
10. Pilih Manually Partition with Disk Druid untuk membuat partisi Linux, dan secara default, Anda cukup untuk membuat partisi :
1 . /boot ———-> EXT3 / Linux Native ——-> 100 MB
2 . / ————–>EXT3 / Linux Native ——–>4000 MB
3 . swap ———–>Swap ————->2 x jumlah memori yang terpasang pada komputer

 Pilih tombol NEW pada kotak dialog Partitioning. Lalu isikan di kolom Mount Point “ / ”. Untuk file system, pilih Linux Native. Isikan kolom size sisa dari hardisk anda yang masih kosong. Lalu pilih OK kemudian pilih Next.
 11. Setelah selesai pembuatan partisi maka akan ditampilkan konfigurasi untuk boot loader Lalu pilih Next, sehingga muncul tampilan sebagai berikut :

 12. Jika anda berencana menghubungkan komputer ke jaringan, isikan data yang diminta. Jika tidak biarkan kosong. Pilih Next.
 13. Kemudian muncul kotak konfigurasi firewall. Biarkan kosong jika anda tidak menghubungkan komputer dengan jaringan.
 14. Pilih Next , muncul tampilan berikut yang meminta anda mengisikan jenis bahasa yang akan digunakan oleh RedHat nantinya.
 15. Pilih Next untuk melanjutkan. Sehingga tampil setting waktu.
 16. Pilih Next untuk melanjutkan. Masukkan Password untuk root, yang merupakan super user. Klik tombol Next dan tombol Next kembali.
 17. Tentukan paket-paket apa saja yang akan di Install. Ada beberapa group paket diantaranya seperti Desktop, Application, Server. Kemudian klik Next
 18. Tunggu beberapa saat hingga proses instalasi paket yang telah dipilih selesai semuanya.
 19. Kemudian akan tampil kotak dialog untuk membuat boot system untuk disket, masukkan disket pada drive A, kemudian klik tombol Next.
 20. Setelah selesai pembuatan disket boot, kemudian akan tampil kotak dialog untuk menentukan jenis Berikutnya installer akan meminta anda memilih konfigurasi Video Card. Umumnya, installer mengenali jenis video card yang ada. Dan juga anda diminta memilih jumlah RAM video card tersebut. Seperti terlihat pada gambar berikut :
21. Klik Next untuk menentukan jenis monitor yang digunakan dan resolusi yang diinginkan.
22. Setelah anda memasukan dengan benar, maka selesai sudah instalasi Linux RedHat 9.0.

Debian 7

Debian 7

  • Setting BIOS agar booting awal dari CD / DVD ROM (bisa juga menggunakan USB installer, Insya Allah untuk instalasi menggunakan USB Flashdisk akan dibahas di lain artikel).

  • Pilih menu Graphical Install untuk memudahkan konfigurasi instalasi selanjutnya
  • Pilih English Language sesuai default bahasa yang digunakan untuk instalasi Linux Debian 7 Wheezy
Untuk location biasanya untuk Indonesia ada di group other silahkan disesuaikan. Pada praktek kali ini saya menggunakan United States biar keren dikit

  • Configure Keyboard pilih American English (default)

  • Tunggu sampai semua komponen instalasi termuat :

  • Isikan hostname :

  • Isikan domain name :

  • Buat password untuk “root” :

  • Buat user baru selain root :

  • Beri password untuk user baru selain root :

  • Konfigurasi waktu (jam). Sesuaikan dengan daerah masing-masing :
 Partisi disk agar lebih mudah gunakan saja Guided – Use entire disk. Dengan catatan, bahwa PC / Laptop yang sedang Anda install akan digunakan seluruh space nya untuk Debian 7 Wheezy saja tanpa OS lain yang mendampingi. Jika ingin menyandingkan Debian 7 Wheezy dengan OS lain, Windows misalnya. Bisa menggunakan opsi Manual Partition 

  • Pilih Drive yang akan di install Debian 7 Wheezy :

  • Pilih All files in one partition. Sesuaikan dengan kebutuhan Anda jika ingin membedakan partisi-partisi /home, /usr, /var, dll

  • Pilih “Finish partition and write changes to disk” untuk melanjutkan proses partisi :

  • “Write Changes” pilih “Yes” :

  • Kemudian dilanjutkan dengan proses instalasi Base System. :
 Scan another CD or DVD” pilih “No” saja. Jika Anda mendownload serial DVD yang lain. Silahkan dilanjutkan dengan memasukkan CD/DVD berikutnya. Yang fungsinya adalah untuk menambahkan repository lokal dengan bantuan CD/DVD tersebut :

  • Use network mirror? Pilih No saja. Dalam hal ini kita menggunakan konsep instalasi awak saja. Sedangkan untuk pemilihan server repository, package, dll akan dilakukan nanti setelah proses instalasi awal selesai.

  • Lanjut dengan loading dari seluruh aplikasi yang dibutuhkan. Kemudian pada Configuring popularity-contest. Pilih No saja.

  • Pada Software Selection. Silahkan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Pada praktek kali ini, saya memilih seluruh opsi yang ditawarkan. Tentunya kebijakan Anda dalam memilih apa yang akan di install akan mempengaruhi pada jumlah waktu yang dibutuhkan untuk proses penginstalan So…. be wise to choose the Apps 
 Proses instalasi paket-paket yang Anda pilih sebelumnya berlangsung pada langkah berikut ini. Silahkan, bisa disambi ngemil / makan – minum dulu. Lumayan lama memang

  • Alhamdulillah, instalasi paket – paket sudah selesai. :D Lanjut dengan Install GRUB (bootloader). Pilih “Yes”untuk instalasi pada MBR partition :
 Proses instalasi GRUB-pun berjalan dengan lancar 
 Installation Complete. Silahkan reboot dan keluarkan CD/DVD installer Debian 7 Wheezy Anda
 OK, lanjut. Inilah tampilan default GRUB pada booting system Debian 7 Wheezy yang pertama kali milik Anda 
 Login dengan username biasa (dalam praktek ini saya menggunakan nama saya sendiri ) 
 Masukkan password dan login seperti biasa 
Dan Taraaaaa….. inilah hasil dari perjuangan Anda

Selamat Mencoba dan Semoga berhasil.